Program RDPS Palembang Baru Capai 35 Persen, Ratu Dewa Minta OPD Percepat Realisasi Pembangunan

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Pemerintah Kota Palembang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program unggulan Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS). Hingga memasuki semester pertama tahun 2026, capaian program tersebut baru berada di kisaran 30–35 persen.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat realisasi program agar target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga penghujung tahun.
Evaluasi tersebut dipimpin langsung Ratu Dewa bersama jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (22/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Ratu Dewa menyampaikan bahwa sebagian besar program RDPS sebenarnya telah berjalan, namun masih membutuhkan percepatan pada tahap pelaksanaan agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah kegiatan mengalami perlambatan karena masih berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa maupun tahapan administrasi pemerintahan.
“Memang ada beberapa program yang belum maksimal karena proses pengadaan dan administrasi. Tetapi secara umum semuanya sudah berjalan, tinggal bagaimana dilakukan percepatan dan optimalisasi,” ujar Ratu Dewa.
Ia meminta Sekretaris Daerah (Sekda) bersama para asisten dan kepala OPD melakukan pemantauan secara berkala terhadap setiap program yang masuk dalam prioritas RDPS.
Empat OPD Jadi Perhatian Khusus
Dalam evaluasi tersebut, terdapat empat OPD yang mendapat perhatian lebih karena dinilai masih perlu meningkatkan kinerja. Keempatnya yakni Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Untuk sektor lingkungan dan infrastruktur, Ratu Dewa menyoroti pentingnya percepatan penataan wajah Kota Palembang. DLH dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta lebih maksimal menangani persoalan kebersihan, sampah, pembangunan infrastruktur dasar, perbaikan jalan, hingga persoalan banjir.
Sementara Dinas Perhubungan diminta segera melakukan pembenahan terhadap layanan transportasi, termasuk mengurai persoalan kemacetan dan memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak dikeluhkan masyarakat.
“Lampu jalan merupakan pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Keluhan warga harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
RTLH Baru 1.000 Unit Tertangani
Pada sektor perumahan, perhatian juga diberikan kepada Perkimtan terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari total 3.067 unit rumah yang masuk dalam pendataan, baru sekitar 1.000 unit yang telah mendapatkan penanganan.
Ratu Dewa meminta agar proses validasi data terus diperbaiki sehingga bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, ia juga kembali menyoroti penataan taman kota yang dinilai belum menunjukkan perkembangan maksimal. Menurutnya, ruang terbuka publik harus mendapat perhatian karena menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Palembang.
Di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan diminta memprioritaskan perbaikan sarana dan prasarana sekolah, terutama bangunan tingkat SD dan SMP yang mengalami kerusakan berat.
Pemerintah Kota Palembang berharap evaluasi tersebut menjadi momentum bagi seluruh OPD untuk meningkatkan kinerja pada semester kedua tahun 2026, sehingga seluruh target program RDPS dapat terealisasi sesuai rencana.(DIT)








