Hj Lucianty Resmi Pimpin PWPSS Sumsel, Siapkan Empat Pilar Program 2026-2029

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Hj Lucianty resmi memimpin Persatuan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWPSS) Perwakilan Sumatera Selatan periode 2026-2029. Usai dilantik, sejumlah program organisasi disiapkan dengan mengacu pada empat pilar PWPSS, termasuk penguatan UMKM serta kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Hj Lucianty dilantik sebagai Ketua Pengurus PWPSS Perwakilan Sumsel dalam acara yang berlangsung di Kedai Tiga Nyonya Palembang, Rabu (23/9/2026).
Prosesi pelantikan dilakukan langsung Ketua Pengurus PWPSS Pusat, Hj Anisja Djuita Supriyanto alias Wiwit Tatung.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Sumatera Selatan, di antaranya Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Herman Deru, serta Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel Lidyawati Cik Ujang.
Sejumlah tokoh perempuan Sumsel juga hadir, seperti Eliza Alex Noerdin, Tartila Ishak Mekki dan Reny Nasrun Umar.
Reny sebelumnya dipercaya memimpin PWPSS Perwakilan Sumsel selama dua periode, yakni 2020-2023 dan 2023-2026.
Memasuki masa kepemimpinan 2026-2029, Hj Lucianty menyiapkan berbagai program yang berlandaskan empat pilar organisasi PWPSS.
Salah satu fokus yang mendapat perhatian adalah pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Program tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang pengembangan usaha yang dikelola anggota PWPSS maupun masyarakat.
Pilar lainnya berkaitan dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Bentuk kegiatan yang disiapkan meliputi bakti sosial, pembagian sembako hingga pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Hj Lucianty, pelaksanaan berbagai program tersebut akan diawali dengan penguatan internal organisasi.
Konsolidasi internal menjadi agenda awal kepengurusan PWPSS di bawah kepemimpinan Hj Lucianty.
Konsolidasi dilakukan untuk membentuk sekaligus menata kepengurusan PWPSS Kota Palembang. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi pengurus mengenai program kerja yang akan dijalankan sesuai visi dan misi organisasi.
Setelah konsolidasi, rencana program kerja akan dimatangkan melalui Rapat Kerja Pengurus PWPSS masa bakti 2027-2029.
Hj Lucianty berharap PWPSS dapat berkembang menjadi wadah komunikasi yang terbuka, inklusif dan inspiratif bagi perempuan di Sumatera Selatan.
Ia juga mendorong agar organisasi mampu memberikan kontribusi nyata dalam bidang ekonomi dan sosial, sekaligus ikut menjaga nilai adat serta budaya Sumatera Selatan.
“Ke depan dalam memimpin organisasi PWPSS periode tahun 2026 sampai 2029, saya mengharapkan dukungan, saran dan kerja sama dari semua pihak agar program kerja dapat kita realisasikan secara maksimal,” kata Hj Lucianty.
Ia menyatakan terbuka terhadap kritik, saran dan masukan dari seluruh pihak selama menjalankan amanah tersebut.
Menurutnya, kerja sama antara pengurus dan anggota menjadi salah satu kunci untuk merealisasikan program organisasi.
“Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras, tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama dan tidak ada kemudahan tanpa doa,” ujarnya.
Hj Lucianty juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PWPSS untuk memperkuat kebersamaan dalam menjalankan organisasi.
“Marilah kita bergandengan tangan, bekerja sama dan sama-sama bekerja, satukan niat, dan mulai melangkah bersama untuk membesarkan organisasi yang kita cintai ini,” katanya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru turut memberikan apresiasi atas pelantikan Hj Lucianty sebagai Ketua PWPSS Perwakilan Sumsel periode 2026-2029.
Herman Deru menilai empat pilar yang menjadi dasar program PWPSS menunjukkan semangat organisasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menggambarkan PWPSS sebagai organisasi yang mengedepankan kerja dan kontribusi.
“Saya lihat PWPSS ini kalau istilah orang Jawa, Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe,” ujar Herman Deru.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PWPSS Sumsel akan menjalankan berbagai agenda yang mencakup penguatan ekonomi, kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta pelestarian adat dan budaya Sumatera Selatan.
Kepengurusan periode 2026-2029 diharapkan mampu memperkuat PWPSS sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi perempuan sekaligus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.(YL)







