Parkiran Motor UIN Raden Fatah Tidak Aman, Motor Mahasiswi Hilang

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang harus kehilangan sepeda motor miliknya setelah diduga menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Korban, Chalista Ramadana (22), warga Jerambah Rengas, Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kemudian mendatangi Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (14/8/2026) siang. Ia berharap polisi dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku.
Kepada petugas, Chalista menjelaskan aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (12/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, sepeda motornya diparkir di kawasan Jalan Prof KH Zainal Abidin Fikri, tepat di depan Kampus UIN Raden Fatah Palembang.
Sebelum meninggalkan kendaraan, korban mengaku telah memastikan sepeda motornya dalam kondisi terkunci stang.
“Saat itu saya sedang di kampus, Pak. Motor saya parkir di luar, tepatnya di depan kampus,” ujar Chalista.
Kecurigaan muncul ketika korban hendak kembali ke tempat kos dan menuju lokasi parkir. Ia mendapati sepeda motor yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat.
“Saya panik, Pak. Saat ke parkiran, motor saya sudah tidak ada,” katanya.
Korban sempat mencari kendaraan tersebut di sekitar area parkir karena menduga motornya dipindahkan. Namun, pencarian itu tidak membuahkan hasil.
“Sempat saya cari di sekitar parkiran, takutnya motor saya dipindahkan. Saya juga sudah bertanya kepada penjaga, tetapi mereka tidak mengetahui siapa yang mengambil motor saya,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street tahun 2026 berwarna cokelat dengan nomor polisi BG-4689-KBF.
Sementara itu, Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Denni membenarkan adanya laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor yang dialami seorang mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang.
“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Ranmor untuk melakukan penyelidikan,” tutupnya.(DHO)







