Herman Deru Buka Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan 2026, 800 Pelajar Sumsel Berebut Tiket ke Kejurnas

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Sebanyak 800 pelajar tingkat SMA dan SMK dari sembilan kabupaten/kota di Sumatera Selatan ambil bagian dalam Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2026 yang digelar di Palembang, Rabu (5/8/2026).
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Sumatera Selatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bagian dari program pembinaan atlet marching band di Sumsel.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membuka secara resmi kejuaraan itu menegaskan bahwa marching band memiliki peran lebih luas dibanding sekadar hiburan maupun perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media pembentukan karakter bagi generasi muda melalui latihan yang menuntut kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama.
Herman Deru mengatakan, kemampuan tampil di depan umum merupakan bekal penting yang perlu dimiliki para pelajar sejak dini. Melalui aktivitas marching band, peserta dilatih untuk percaya diri sekaligus mampu mengendalikan tekanan saat tampil.
“Ini untuk memacu keberanian anak-anak muda untuk tampil. Tampil itu butuh mental, dan mental itu butuh diasah,” ujar Herman Deru.
Ia menilai proses latihan marching band juga mengajarkan berbagai nilai positif, mulai dari disiplin terhadap waktu, kekompakan dalam tim, ketelitian saat memainkan formasi, hingga rasa tanggung jawab terhadap kelompok.
Karena itu, Herman Deru mendorong sekolah-sekolah di Sumatera Selatan agar terus memberikan ruang bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang marching band sebagai bagian dari pembinaan karakter di lingkungan pendidikan.
Selain membangun karakter, Gubernur berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan atlet-atlet marching band yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan pada tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua PDBI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, menjelaskan bahwa Piala Kemerdekaan menjadi agenda awal dalam rangkaian pembinaan atlet sepanjang tahun 2026.
Ia mengungkapkan, PDBI Sumsel telah menyiapkan dua agenda kejuaraan pada tahun ini. Setelah pelaksanaan Piala Kemerdekaan, pihaknya akan menggelar Kejuaraan Daerah pada Oktober 2026 yang akan menjadi ajang seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional.
“Nanti perlombaan akan diadakan sebanyak dua kali. Pertama untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, dan kedua pada bulan Oktober mendatang akan dilaksanakan Kejuaraan Daerah sebagai persiapan menuju Kejuaraan Nasional. Semoga nantinya dari ajang ini lahir anak-anak berprestasi yang membanggakan Sumsel,” kata Mondyaboni.
Melalui pola pembinaan yang dilakukan secara bertahap, PDBI bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis regenerasi atlet marching band dapat terus berjalan. Kejuaraan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah menjaring bibit-bibit atlet potensial yang siap bersaing pada level nasional.
Pembukaan Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2026 turut dihadiri Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva, S.Ked., M.M., serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.(DHO)







