Bikin Bangga, Kafilah Sumsel Tembus 6 Besar MTQ Nasional 2026

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Prestasi membanggakan ditorehkan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Sumatera Selatan pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Kontingen Sumsel berhasil mengakhiri persaingan dengan menempati peringkat enam besar nasional. Capaian tersebut disambut dalam acara penyambutan kepulangan Duta Qur’an Sumsel yang digelar di Griya Agung Palembang, Senin (21/9/2026) siang.
Sebanyak 95 anggota kafilah tiba dengan membawa hasil perjuangan selama mengikuti rangkaian kompetisi yang berlangsung sejak 11 hingga 20 September 2026.
Kontingen tersebut terdiri atas 56 peserta, 12 pelatih, serta 27 official dan pendamping.
Ketua Kafilah Sumsel yang juga Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel, Sunarto, mengatakan capaian tahun ini menunjukkan adanya peningkatan prestasi dibandingkan keikutsertaan Sumsel pada MTQ Nasional sebelumnya.
Berdasarkan hasil akhir, Kafilah Sumsel mengoleksi akumulasi 55 poin dan berhasil menempatkan provinsi tersebut di posisi enam besar nasional.
“Jika pada MTQ Nasional 2024 kita hanya meloloskan 6 finalis, pada tahun 2026 ini meningkat menjadi 8 finalis,” kata Sunarto.
Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan terhadap para peserta terus menunjukkan perkembangan. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan agar capaian Sumsel dapat ditingkatkan pada ajang berikutnya.
Target yang dicanangkan, kata Sunarto, adalah membawa Sumatera Selatan masuk tiga besar nasional pada penyelenggaraan MTQ Nasional mendatang.
Dari arena perlombaan, kontingen Sumsel berhasil mengamankan sejumlah medali. Medali emas dipersembahkan tim Fahmil Qur’an Putra melalui Ahmad Zain Ardilla, Ahmad Azka Annabil, dan Dimas Pradinata.
Sementara medali perak diraih Devi Susanto melalui cabang Hiasan Mushaf Putra.
Adapun enam medali perunggu masing-masing disumbangkan Ari Wicaksono pada Tilawah Dewasa Putra, Ahmad Ilham Al Fahri pada 1 Juz Putra, M. Abdal Wasai pada Tuna Netra Putra, Andini Putri Melati pada Tuna Netra Putri, Anis Luthfiyah pada Kaligrafi Naskah Putri, serta Bahjatun Mahmudah pada KTIQ Putri.
Selain raihan medali, sejumlah wakil Sumsel juga berhasil masuk jajaran Juara Harapan di enam cabang lainnya.
Rinciannya yakni Harapan 1 Kaligrafi Dekorasi Putri, Harapan 2 Syarhil Qur’an Putra, Harapan 2 Fahmil Qur’an Putri, Harapan 2 Tilawah Dewasa Putri, Harapan 3 Syarhil Qur’an Putri, serta Harapan 3 Hafalan 20 Juz Putri.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan apresiasi atas perjuangan para peserta, pelatih, official, dan pendamping yang telah membawa nama Sumsel ke tingkat nasional.
Gubernur Sumsel dalam kesempatan tersebut diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Sumsel, Apriyadi.
Apriyadi menyampaikan bahwa posisi enam besar nasional merupakan hasil dari kerja keras seluruh anggota kafilah yang telah menjalani proses persiapan hingga tampil di arena MTQ Nasional.
“Atas nama Pemprov Sumsel, kami mengucapkan terima kasih. Berada di posisi ke-6 nasional adalah capaian yang sangat patut disyukuri,” ujar Apriyadi.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap peluang peningkatan prestasi Sumsel pada MTQ Nasional XXXII yang akan digelar di DKI Jakarta.
Menurut Apriyadi, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kekompakan antarpihak, serta persiapan yang lebih matang menjadi bagian penting untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi selanjutnya.
Ia juga menyoroti dukungan jajaran Kantor Kementerian Agama dari 17 kabupaten/kota di Sumsel yang turut hadir memberikan dukungan kepada kafilah selama berlaga di Semarang.
Sinergi antara Pemprov Sumsel, Kanwil Kemenag Sumsel, LPTQ, pemerintah kabupaten/kota, pelatih, official, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam pembinaan generasi Qur’ani di Sumatera Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim pendukung Kafilah Sumsel.
Ia menilai keberhasilan menembus enam besar nasional tidak terlepas dari proses panjang yang telah dilakukan sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan MTQ Nasional.
“Pencapaian peringkat 6 besar nasional ini merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, perjuangan tanpa lelah, serta doa seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Syafitri.
Menurutnya, keberhasilan sejumlah peserta meraih medali dan masuk jajaran finalis menunjukkan potensi generasi muda Sumsel dalam bidang pemahaman serta literasi Al-Qur’an.
Syafitri juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping yang telah menjalankan tugas membawa nama Sumatera Selatan di tingkat nasional.
Capaian di Semarang tersebut sekaligus menjadi modal evaluasi untuk memperkuat pola pembinaan dan mempersiapkan kafilah Sumsel menghadapi MTQ Nasional berikutnya.
Dengan raihan 55 poin, satu medali emas, satu perak, enam perunggu, serta delapan finalis, Sumsel kini memiliki catatan baru untuk terus meningkatkan prestasi di panggung MTQ nasional.(YL)







